Universitas Sindang Kasih Majalengka Kukuhkan 234 Lulusan dalam Wisuda ke-2 di Cirebon

CIREBON — Bait Media

Universitas Sindang Kasih (USK) Majalengka menggelar wisuda ke-2 tahun akademik 2024/2025 pada Sabtu (25/10/2025) di Ballroom Swiss-Belhotel, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Sebanyak 234 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri dari 112 sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), 33 sarjana Pendidikan Matematika, dan 89 Ahli Madya Keperawatan.

Sidang Senat Terbuka ini dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas Sindang Kasih Majalengka, Prof. Dr. H. Adang Djumhur Salikin, M.Ag., dan dilanjutkan dengan pengukuhan para wisudawan oleh Rektor USK Majalengka, Prof. Dr. H. Cecep Sumarna, M.Ag.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Ketua PPNI Provinsi Jawa Barat, jajaran pimpinan universitas, para dosen, serta orang tua wisudawan dan wisudawati.

Ketua Panitia Wisuda, Drs. H. Ikhwan Fauzi, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa prosesi wisuda ke-2 ini menjadi momen penting bagi universitas dalam melahirkan sumber daya manusia yang siap mengabdi di masyarakat.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, selamat kembali ke masyarakat guna melakukan pengabdian dengan bekal ilmu yang telah dimiliki,” ujarnya.

Ikhwan juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Sindang Kasih Majalengka, Rektor, para Wakil Rektor, serta seluruh panitia atas kerja sama dan dukungan penuh dalam menyukseskan kegiatan wisuda tersebut.

Sementara itu, Rektor Universitas Sindang Kasih Majalengka, Prof. Dr. H. Cecep Sumarna, M.Ag, dalam sambutannya mengatakan bahwa gelar sarjana dan ahli madya keperawatan yang disandang setelah menyelesaikan kuliah bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi merupakan gerbang awal untuk mengabdikan diri dan berkontribusi dalam upaya mencapai kemajuan masyarakat dan bangsa.

“Keberhasilan meraih gelar sarjana dan ahli madya yang telah dicapai para wisudawan dan wisudawati merupakan hasil kerja keras dan doa serta usaha para mahasiswa dan kedua orang tuanya dalam upaya menggapai cita-cita anak-anaknya tercinta agar di masa depan lebih baik kehidupannya,” tegas Rektor USK Majalengka.

Dalam kesempatan itu, Prof. Cecep menyampaikan tiga pesan bagi para wisudawan dan wisudawati, yakni teruslah belajar dan jangan merasa cukup dengan gelar sarjana dan ahli madya yang telah dicapai, tetapi lanjutkan belajar ke jenjang S2 dan S3, karena hanya dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang akan dapat mengikuti perkembangan zaman saat ini.

Kemudian pesan yang kedua, jaga integritas dan akhlak mulia, karena ilmu pengetahuan atau gelar tinggi tidak akan ada artinya jika tidak dibarengi akhlak mulia dan integritas moral yang tinggi.

Pesan ketiga dari Prof. Cecep,

“Untuk anak-anakku para sarjana dan ahli madya keperawatan, jadilah agen perubahan di masyarakat dengan melakukan pengabdian dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dari bangku kuliah. Sampai saat ini masih banyak lingkungan masyarakat di desa-desa dan kampung yang butuh tangan-tangan terampil para sarjana untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya, dan hal itu hanya dapat dilakukan oleh para sarjana sebagai agen perubahan nyata di masyarakat.”

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, ST., M.Hum, menegaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut adalah untuk memastikan proses pendidikan di USK Majalengka telah berjalan sesuai ketentuan.

“Para sarjana dan ahli madya keperawatan saat kembali ke masyarakat dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuannya, baik di bidang yang sesuai dengan keilmuannya atau bidang lain yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat mencapai kemajuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa masa depan setiap lulusan terbuka luas dan tidak selalu harus sejalan dengan bidang studinya.

“Kita tidak tahu ke depan setelah meraih gelar apakah mau berkarier di dunia yang sesuai dengan keilmuan atau bidang lainnya, karena banyak juga pejabat, politisi, menteri, atau pengusaha yang sukses ternyata tidak sesuai dengan bidang ilmunya. Karena itu saya doakan semoga saja di antara kalian akan ada yang jadi pejabat tinggi, jadi menteri bahkan presiden, karena masa depan itu adalah hal yang gaib dan hanya Alloh yang menentukan setelah kita berjuang keras mengisi kehidupan kita dengan baik,”,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top