CIREBON — Forum Temu Kemis kembali menggelar kegiatan literasi rutin bertajuk Ngebet Buku, Kamis (4/12/2025), bertempat di Nineties Coffee. Pada edisi kali ini, buku Makanya, Mikir! karya Abigail dan Cania menjadi fokus kajian dan diskusi. Kegiatan berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga selesai, dan dihadiri sekitar 15 peserta dari berbagai latar belakang.
Sunoto, dosen muda dari salah satu kampus swasta di Majalengka, hadir sebagai pemantik utama. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta melihat kembali pentingnya membangun pola pikir kritis di tengah derasnya arus informasi. Sunoto menjelaskan bahwa prolog buku tersebut menekankan bagaimana setiap orang memiliki tujuan hidup yang dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Ia menggunakan analogi permainan kartu untuk menggambarkan bagaimana strategi berpikir serta kemampuan mengelola diri menjadi penentu keberhasilan dalam mencapai tujuan.

Selama diskusi, peserta terlihat antusias menanggapi penjelasan mengenai konsep navigasi hidup, termasuk penjelasan mengenai faktor higieni dan motivasi dari teori Frederick Herzberg yang disinggung sebagai pendukung gagasan buku tersebut. Penjelasan tersebut memperkaya pemahaman peserta bahwa kebahagiaan dan pencapaian hidup tidak semata ditentukan kondisi luar, melainkan oleh cara seseorang mengelola potensi dan strategi hidupnya.
Kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan cair. Peserta tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga mengaitkannya dengan pengalaman pribadi, tantangan generasi muda, serta pentingnya literasi dalam membangun pola pikir yang sehat. Forum Temu Kemis kembali menunjukkan perannya sebagai ruang diskusi yang inklusif dan mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual melalui budaya membaca.
Acara ditutup dengan harapan bahwa kegiatan Ngebet Buku dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan memperluas wawasan melalui kajian literasi yang rutin dan berkelanjutan.
Kontibutor Bait Media
